
Malang – Program Studi Teknik Lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan kegiatan Review Kurikulum dengan tema “Penguatan Kurikulum Teknik Lingkungan Berbasis Pemodelan untuk Menjawab Tantangan Kualitas Lingkungan Modern” pada Selasa, 7 April 2026, pukul 09.00–12.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Teknik, Gedung Teknik 1, Kampus 3 UIN Malang dan diikuti oleh 8 peserta yang terdiri dari dosen serta tim pengembangan kurikulum.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh semakin kompleksnya isu kualitas lingkungan, seperti pencemaran udara, air, dan tanah, yang menuntut lulusan Teknik Lingkungan memiliki kompetensi adaptif, analitis, serta berbasis teknologi. Salah satu pendekatan yang kini semakin penting adalah pemodelan kualitas lingkungan, yaitu metode yang mampu memprediksi, menganalisis, serta memberikan solusi berbasis data terhadap berbagai persoalan lingkungan modern.
Melalui kegiatan review kurikulum ini, Prodi Teknik Lingkungan berupaya mengevaluasi kesesuaian capaian pembelajaran lulusan dengan kebutuhan zaman, sekaligus mengintegrasikan pendekatan pemodelan sebagai kompetensi kunci lulusan agar semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan.

Kegiatan menghadirkan narasumber Dr. Evy Hendriarianti, S.T., M.MT., dosen Teknik Lingkungan ITN yang memiliki keahlian di bidang Pemodelan Kualitas Lingkungan. Dalam paparannya, beliau menyampaikan bahwa kurikulum Teknik Lingkungan harus terus berkembang mengikuti perubahan zaman.
“Kurikulum Teknik Lingkungan pada dasarnya bersifat dinamis dan harus senantiasa berkembang mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam konteks tantangan kualitas lingkungan modern yang semakin kompleks, penguatan kurikulum berbasis pemodelan menjadi sangat penting agar lulusan tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu melakukan analisis dan prediksi secara komprehensif,” ujar Dr. Evy Hendriarianti.
Pelaksanaan kegiatan dibagi ke dalam dua sesi utama. Sesi I: Review Kurikulum, difokuskan pada evaluasi kurikulum yang sedang berjalan dengan mengacu pada standar dan pedoman yang berlaku, seperti Bakerma Teknik Lingkungan, serta kriteria akreditasi internasional seperti IABEE dan ABET. Pembahasan mencakup kesesuaian capaian pembelajaran lulusan (CPL), struktur mata kuliah, serta relevansinya terhadap kebutuhan dunia kerja dan perkembangan isu lingkungan.
Selanjutnya, Sesi II: Penguatan dan Pengembangan Kurikulum, diarahkan pada penyusunan strategi integrasi pendekatan pemodelan dalam kurikulum, baik melalui penguatan materi pada mata kuliah yang sudah ada maupun pengembangan mata kuliah baru yang mendukung kompetensi pemodelan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara aktif melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, dan perumusan rekomendasi kurikulum yang adaptif serta responsif terhadap tantangan kualitas lingkungan modern.Ketua Program Studi Teknik Lingkungan, Ar. Dr. Aulia Fikriarini Muchlis, M.T., IAI., menyampaikan harapannya agar hasil review ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing lulusan Teknik Lingkungan UIN Malang di tingkat nasional maupun internasional. Dengan adanya penguatan kurikulum berbasis pemodelan, lulusan diharapkan mampu menjadi problem solver yang unggul dalam menjawab berbagai tantangan lingkungan masa depan.
