Program Studi Teknik Lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang turut berpartisipasi dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Discussion Of Share Water Challenge” dengan tema “Enhancing Multi-Stakeholder Collaboration for Sustainable Water Resources Management in the Brantas Watershed (DAS Brantas)” yang diselenggarakan pada Kamis, 07 Mei 2026 di Gedung Aula Pertemuan UPT BLK Wonojati Malang, Singosari. Kegiatan ini dihadiri sekitar 100 peserta yang berasal dari unsur pemerintah, akademisi, komunitas lingkungan, dunia industri, dan mahasiswa.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan oleh MC, pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta sambutan dari Kepala UPT BLK Wonojati Malang sekaligus membuka acara secara resmi. Forum diskusi ini menjadi wadah kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam membahas pengelolaan sumber daya air berkelanjutan di kawasan DAS Brantas.
Berbagai materi strategis disampaikan oleh para narasumber dari berbagai instansi dan lembaga. Utik Tri Wulan C. dari Universitas Tribhuwana Tunggadewi memaparkan mengenai kondisi eksisting Sub DAS Brantas Malang Raya. Selanjutnya, Area Head of Sustainability BAT Indonesia membahas penerapan ESG (Environment, Social, Governance) serta tantangan pengelolaan air berkelanjutan.


Materi berikutnya disampaikan oleh perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang terkait program pelestarian daerah tangkapan air (catchment area) dan pengelolaan sampah. Selain itu, perwakilan BP DAS Brantas Sampean menjelaskan indikator keberlanjutan kawasan hulu DAS Brantas, sementara perwakilan Perum Jasa Tirta 1 memaparkan kondisi kualitas air Sungai Brantas saat ini.
Kegiatan juga menghadirkan Fitri Harianto selaku Founder Gerakan Kesadaran Alamku Hijau yang bertindak sebagai moderator dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dan gagasan dari peserta mengenai pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air dan lingkungan di DAS Brantas.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Teknik Lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berharap dapat memperkuat sinergi antara akademisi, pemerintah, komunitas, dan dunia industri dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata kepada narasumber, pemberian penghargaan local hero, foto bersama, dan ramah tamah antar peserta.