Surabaya – Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan kegiatan kuliah lapangan ke Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Karangpilang dan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Keputih, Surabaya, pada Selasa, 15 September 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 38 mahasiswa angkatan 2024 dan dosen-dosen Program Studi Teknik Lingkungan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pembelajaran melalui pengenalan langsung terhadap penerapan teknologi pengolahan air minum dan pengelolaan lumpur tinja.
Kunjungan ke IPAM Karangpilang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai tahapan pengolahan air minum, teknologi yang digunakan, serta fungsi berbagai sarana dan prasarana pendukung dalam menghasilkan air minum yang memenuhi persyaratan kualitas. Melalui pengamatan langsung di fasilitas pengolahan, mahasiswa diharapkan dapat memahami penerapan prinsip-prinsip pengolahan air yang telah dipelajari dalam perkuliahan.

Selanjutnya, kunjungan ke IPLT Keputih memberikan wawasan mengenai sistem pengelolaan dan pengolahan lumpur tinja sebagai bagian penting dari penyelenggaraan sanitasi yang aman. Mahasiswa berkesempatan untuk mempelajari proses pengolahan, teknologi yang diterapkan, serta peran fasilitas pengolahan lumpur tinja dalam mendukung pengelolaan air limbah domestik dan perlindungan kualitas lingkungan.
Kegiatan kuliah lapangan ini menjadi sarana untuk mengintegrasikan teori yang diperoleh di ruang kelas dengan praktik pengelolaan lingkungan di lapangan. Melalui pengenalan langsung terhadap kedua instalasi tersebut, mahasiswa diharapkan mampu memahami keterkaitan antara teknologi pengolahan, operasional fasilitas, pemenuhan standar kualitas, dan keberlanjutan pelayanan air minum serta sanitasi.

Program Studi Teknik Lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus mendorong pelaksanaan pembelajaran kontekstual melalui kegiatan akademik di luar kelas. Kegiatan kuliah lapangan ini diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa, memperkuat pemahaman terhadap penerapan ilmu Teknik Lingkungan, serta mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi dalam menghadapi tantangan pengelolaan air minum, air limbah domestik, dan sanitasi berkelanjutan.
